benih cap kelud

benihcapkelud.com –  Peningkatan kualitas produksi benih pertanian perlu dilakukan tahun demi tahun. Progresifitas ini bisa didorong dengan aktivitas penelitian yang intens. Oleh karena itu, PT Benih Kelud Nusantara sepakat menjalin kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB). Kerja sama yang terjalin dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian.

Penandatangan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Undertanding (MoU) antara IPB dan PT Benih Kelud Nusantara dilakukan pada (24/9/2021) di Science Techno Park IPB University, Kampus Taman Kencana, Bogor, 24/9.  Rektor IPB University Prof Arif Satria dan Direktur PT Benih Kelud Nusantara Suyono menandatangani MoU tersebut. Selain dengan PT Benih Kelud Nusantara, IPB juga menjalin kesepakatan kerja sama dengan 10 mitra lainnya.

Prof Arif menegaskan, penandatanganan Nota Kesepahaman ini semakin memperkuat sinergi antara IPB University dengan mitra kerjasama, baik perguruan tinggi, pemerintah, swasta hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM).

“Semoga kerjasama ini dapat menginspirasi kampus dan praktisi di lapangan tentang apa-apa yang harus kita teliti, sehingga memiliki impact yang besar untuk perubahan,” katanya.

Prof Arif berharap, inovasi IPB University memiliki impact yang besar. Untuk menghasilkan impact, butuh kerjasama. Kolaborasi yang diinisiasi Tani Center, sangat penting untuk membuat orkestrasi kerjasama penguatan pertanian dalam arti luas dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan.

“IPB University sudah mengembangkan berbagai inovasi varietas benih unggul dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Yang belum dikembangkan adalah pasar yang menurut saya punya potensi yang luar biasa besar. Inilah kesempatan kita berkolaborasi untuk pengembangan inovasi benih unggul yang berbasis pada riset,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prof Arif juga mengenalkan Science Techno Park (STP) IPB University kepada sebagai aktivitas produksi berbagai inovasi diversifikasi produk pangan dihasilkan. Selain itu, STP IPB University menjadi pusat hilirisasi invensi para sivitas serta menjadi inkubator bisnis bagi para startup untuk mengembangkan bisnisnya.

Sementara itu, Kepala Tani Center IPB University sekaligus inisiator kerjasama ini, Dr Hermanu Triwidodo mengatakan kerjasama ini merupakan wujud komitmen IPB University dan para mitra untuk memuliakan petani. Tani Center IPB University hadir untuk membuka ruang bagi masyarakat tani dan pedesaan supaya dapat mengakses inovasi teknologi.

“Tani Center IPB University harus inklusif. Dengan MoU ini kita leluasa untuk berkreasi. Kesempatan ini merupakan gambaran bahwa ide harus dibumikan. Saya bangga bahwa para pimpinan baik IPB University maupun mitra sangat berpihak pada petani,” kata Dr Hermanu.

Sementara itu, Direktur PT Benih Kelud Nusantara Suyono mengapresiasi keterbukaan IPB yang membuka kerja sama dengan PT Benih Kelud Nusantara dan mitra-mitra lainnya. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari kerja sama dengan kampus pertanian terbesar di Indonesia tersebut. “Kerja sama ini mendorong kami agar lebih inovatif dalam pengembangan varietas unggul baru dan mengembangkan pasar yang lebih ekspansif,” katanya. 

Dengan kerja sama ini, lanjut Suyono, dimungkinkan adanya riset bersama untuk menghadirkan varietas unggul baru. IPB juga bisa melakukan pendampingan untuk pelepasan varietas tanaman.

Selain itu, IPB dan PT Benih Kelud Nusantara juga memungkinkan bekerja sama membuka konsultasi klinik pertanian. “Jadi, kalau ada kendala hama di lapangan bisa sharing dengan Tani Center IPB. Kami juga diperkenankan untuk mengakses galur unggul dari IPB,” katanya.

Dengan kerja sama ini, Suyono berharap dapat memberikan manfaat bagi para petani. Sebab, dengan kualitas benih yang unggul disertai dengan pemahaman budi daya pertanian yang mumpuni, harapan kesejahteraan petani Indonesia akan tercapai. “Peningkatan kesejahteraan petani akan membawa kejayaan Bangsa Indonesia sebagai negara agraris. Ini sesuai dengan motto kami, Petani Sejahtera, Bangsa Berjaya,” pungkasnya. (*)

sumber: pojoksatu.id